Tekad Joo Ven Untuk Hapus Kesenjangan Peringkat Dengan Lee Zii Jia

Saat ini ada kesenjangan besar antara Zii Jia dan Joo Ven sebagai dua pemain tunggal putra berperingkat teratas di tim nasional. Zii Jia adalah peringkat 20 besar dunia sementara Joo Ven duduk lebih rendah di posisi 72 dunia.

Faktanya, Zii Jia dianggap sebagai pemain terbaik di negara itu bersama pemain profesional, Daren Liew sejak Lee Chong Wei absen karena kanker hidung tahun lalu. Tetapi Joo Ven menganggap bahwa Zii Jia tidak harus menjadi satu-satunya yang diandalkan di tim nasional yang memikul tanggung jawab. Dia juga berjanji untuk terus melangkah dan mencoba meraih tantangan kedepan.

“Zii Jia adalah pemain utama dalam tim sekarang, tetapi kami semua harus benar-benar melangkah juga,” kata Joo Ven, setelah tersingkir di perempat final Australia Open 2019 oleh unggulan teratas Chou Tien Chen asal Taiwan pada Jumat (7/6).

“Saya ingin bergabung dengan Zii Jia di puncak, kami seharusnya tidak membiarkannya bertarung sendirian di luar sana. Ini akan menjadi tantangan pribadi saya dan saya akan bekerja keras untuk mencapainya,” ungkapnya.

“Saya harus naik ke suatu tempat di peringkat 60 teratas setelah minggu ini. Mudah-mudahan, saya akan bisa masuk ke 40 besar pada akhir tahun, sehingga saya bisa memiliki lebih banyak kesempatan untuk bermain di kejuaraan World Tour papan atas,” Joo Ven menambahkan.

Meskipun menikmati karir junior yang cukup gemilang, Joo Ven terus berjuang untuk meraih hasil di level senior. Prestasi terbaiknya adalah finish kedua di Scottish Open 2016 dan Hyderabad Open tahun lalu. Ini sangat kontras dengan Kento Momota asal Jepang, juara dunia dan juga nomor 1 dunia saat ini yang mengalahkan Joo Ven di final Kejuaraan Asia Junior 2012 lalu.

“Saya belum merasa ‘tua’ dan saya yakin saya masih bisa mencapai puncak. Dengan pengalaman yang saya miliki, ini dapat membantu untuk terus bertahan,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *