Supardi Nilai Hariono Layak Dapat Seremoni Perpisahan Yang Meriah

Berita Liga 1 Indonesia : Suasana haru mengiringi perpisahan Hariono bersama Persib usai menaklukan PSM 5-2. Tangisan dari para pemain pun pecah karena sedih menyaksikan legenda Persib itu harus berganti kostum musim depan.

Salah satu pemain yang menitikan air mata adalah Supardi. Dia memang terlihat kehilangan Hariono yang sudah bermain bersama selama enam musim. Dengan waktu demikian panjang, dia mengaku punya kedekatan emosional dengan sang pemain.

“Saya tipikal laki-laki yang cengeng, saya merasa dekat dengan semua pemain apalagi dengan Hariono yang waktu saya masuk sini sudah menjadi legenda di sini,” jelas kapten tim Persib itu di sesi jumpa pers.

Supardi bersama Hariono di beberapa musim terakhir jadi pemain senior yang punya tanggung jawab besar di tim. Mereka merasakan rasanya dipuja ketika berhasil membawa Maung Bandung berjaya di musim 2014 dan 2015.

Tapi keduanya juga pernah sama-sama memikul beban berat saat tekanan menimpa tim. Performa yang buruk terutama pada musim 2017 membuat Persib menjadi sasaran kemarahan Bobotoh di dua pemain ini menjadi tulang punggung tim.

“Jadi kebersamaan bersama Hariono, seperti yang saya katakan kemarin kita pernah terpuruk, kita pernah dipuja, kita pernah semuanya pernah kita rasakan, saya mengenal beliau sosok yang baik, orangnya respek ke pemain dan dia pendiam, engga banyak omong,” jelasnya.

Menurutnya Hariono memang pantas mendapat seremoni perpisahan yang meriah seperti yang terjadi di Si Jalak Harupat. Pasalnya selama membela Persib dia memang merupakan sosok panutan dan tidak pernah menciptakan kontroversi.

“Layak diberikan untuk Hariono perpisahan seperti ini, karena dia di mata Bobotoh itu pasti berkesan. Saya selalu mendoakan siapapun yang sudah ga bersama lagi saya doakan yang terbaik, mendoakan mudah-mudahan tetep bisa berkarir dan ukhuwah kita akan terus terjalin,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *