Ranie Palma Sempat Di Larang Terjun Ke Lapangan Basket

Salah satu atlet basket Indonesia terbaik, Ranie Palma, mendapatkan kehormatan setelah dipilih untuk memperkuat tim basket 3×3 putri dalam ajang bergengsi Asian Games 2018. Atlet yang bernama lengkap Yusranie Noory Assipalma tersebut selain mengaku senang dan bangga, juga menyebutkan bahwa sebenarnya ia pernah dilarang untuk bemain di lapangan basket.

Ranie Palma, atlet basket Indonesia yang berusia 2o tahun tersebut, sudah mengenal olahraga basket sejak ia duduk di bangku sekolah dasar. Dan ketika ia duduk di bangku SMP, salah satu gurunya membimbingnya untuk berlajar basket karena melihat postur tubuhnya yang tinggi. Sejak itu Ranie Palma mulai mengasah kemampuannya di lapangan basket hingga bergabung dengan sebuah klub basket di Jakarta, Indonesia Muda.

Sayangnya pada awalnya sang ibu, Helmiyah, tidak langsung memberikannya restu untuk menjadi atlet basket Indonesia. Akan tetapi Ranie Palma memutuskan untuk nekad dan terus berlatih bersama teman-temannya di klub tersebut.

“Kalau mau latihan basket, aku ditahan di kamar sampai dikunciin. Emang enggak boleh. Umi nggak suka. Ngapain olahraga, nanti cedera,” kata Ranie menirukan kalimat sang bunda.

Hal tersebut tidak membuatnya putus asa namun ia justru membuktikannya dengan prestasi. Dari membela klub di level DKI Jakarta, dia kemudian lolos seleksi Timnas U-16 dan U-18. Bahkan, Ranie berkontribusi mengantarkan Timnas U-18 berada di level 1 Asia.

“Setelah aku bisa menunjukkan prestasi, barulah Umi nonton ke GOR. Umi lama-lama mengerti,” ujar dia.

 

 

Ranie Palma: Dulu Dilarang Berlatih Basket, Kini Skuat Timnas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *