Perubahan Harus Dilakukan BAM Untuk Dapatkan Banyak Pemain Berkualitas

Federasi Badminton Malaysia (BAM) diharapkan untuk merestrukturisasi program pembangunan di tingkat daerah dan sirkuit junior nasional tahun depan dengan harapan menghasilkan para pemain yang lebih berkualitas.

Sekretaris Jenderal BAM, Datuk Kenny Goh, yang juga ketua komite dan pelatihan (C&T), mengkonfirmasi hal ini setelah lokakarya satu hari dengan berbagai pemangku kepentingan di Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM) pada hari Jumat (20/12).

Pekan lalu, komite pengembangan badan nasional bertemu dengan anggota media untuk mengumpulkan masukan tentang cara meningkatkan program junior tim nasional.

“Lokakarya berjalan dengan baik, dan kami siap untuk mempresentasikan proposal kami kepada dewan bulan depan untuk persetujuan. Berdasarkan temuan kami setelah bertemu para pemain, pelatih, staf, dan anggota media, kami akan membuat beberapa perubahan untuk meningkatkan program pengembangan kami,” katanya.

“Lebih banyak akan terungkap setelah pertemuan dewan bulan depan, tetapi apa yang bisa saya katakan sekarang adalah kami mengusulkan untuk restrukturisasi BAM Daerah serta sirkuit junior nasional,” ujar Kenny.

Juga dipahami bahwa pelatihan tim junior saat ini akan ditinjau, tetapi Kenny menolak mengomentari masalah ini. Sampai sekarang, mantan pemain internasional Kwan Yoke Meng masih menjadi pelatih kepala tim nasional junior.

BAM berada di bawah pengawasan setelah tim junior nasional kembali dengan tangan kosong dari Kejuaraan Junior Asia dan Kejuaraan Dunia tahun ini.

Terlepas dari kejutan tiga medali emas yang dimenangkan di Sea Games Filipina beberapa waktu lalu, tim utama nasional juga gagal tampil baik di level internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *