Pelatih Malaysia Isyaratkan Pemainnya Terus Diterjunkan Untuk Dua Sektor

Pelatih kepala junior tim nasional, Kwan Yoke Meng tidak terburu-buru untuk membagi tugas pemain muda yang sedang naik daun, Justin Hoh dan Mohd Fazriq Razif untuk memilih dan fokus dalam sektor tunggal atau ganda.

Dua pemain berusia 15 tahun itu menunjukkan bahwa mereka dapat unggul di kedua sektor pada tahap awal karier mereka. Justin dan Fazriq adalah dua tunggal putra tertinggi di Malaysia di peringkat 34 dan 42 dunia.

Pasangan peringkat 46 dunia, yang merupakan juara Seri Bangladesh International Junior Series beberapa waktu lalu, Justin/Fazriq merupakan pasangan terbaik kedua di belakang Yap Roy King/Ooi Jhy Dar.

Mereka dipastikan menjadi andalan di tim junior setelah Roy King dan Jhy Dar akan dipromosikan ke tim senior tahun depan.

Yoke Meng mengatakan dia akan terus membiarkan Justin dan Fazriq bermain di dua sektor dan memberi mereka banyak ruang untuk berkembang sendiri.

“Mereka masih muda dan memainkan dua sektor seharusnya tidak menjadi masalah bagi mereka. Sudah umum bagi para pemain untuk bersaing di kedua nomor tingkat SMP,” kata Yoke Meng.

“Mereka juga masih memenuhi syarat untuk bermain di turnamen U-17, jadi kami harus benar-benar merencanakan jadwal turnamen mereka dengan bijak untuk mencegah mereka dari kelelahan,” ungkapnya.

Yoke Meng, bagaimanapun, menambahkan bahwa kedua pemain akhirnya harus memilih satu sektor di beberapa titik.

“Tidak disarankan bagi mereka untuk tetap berpegang pada dua sektor untuk jangka panjang. Itu karena tingkat turnamen yunior saat ini jauh lebih kompetitif terlepas dari kumpulan besar pemain yang bersaing,” katanya.

“Akan sangat sulit bagi seorang pemain untuk mengatasi tuntutan bermain terlalu banyak pertandingan dalam rentang waktu singkat. Jadi, mendapatkan hasil yang baik di kedua sektor akan sangat sulit,” jelasnya.

Sementara itu, pelatih ganda putra Pang Cheh Chang yakin masih terlalu dini untuk mengatakan apakah Justin dan Fazriq ditakdirkan untuk bermain tunggal atau ganda.

“Mari beri mereka satu atau dua tahun dan lihat bagaimana mereka berkembang. Kami harus bisa mengetahuinya nanti,” kata Cheh Chang.

“Itu benar-benar tergantung pada mereka apa yang sebenarnya mereka inginkan di akhir karir junior,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *