Momota Tunjukkan Kelasnya Setelah Menangi Malaysia Masters 2020

Kento Momota asal Jepang mengklaim dirinya beruntung setelah kemenangannya di Malaysia Masters 2020. Meskipun tidak berada dalam kondisi fisiknya yang baik, pemain Jepang berusia 25 tahun itu mampu melakukan pertunjukan yang bagus untuk mengalahkan pemain nomor 5 dunia asal Denmark, Viktor Axelsen 24-22 dan 21-11 di final tunggal putra di Axiata Arena, Kuala Lumpur.

Itulah hebatnya pemain nomor 1 dunia itu. Momota berada di elemennya saat ia memperpanjang keunggulan head to head atas Axelsen menjadi 14-1 setelah mencatat 13 kemenangan beruntun yang sejak 2014.

Axelsen, yang merupakan juara dunia 2017, tampak seolah-olah bisa menyelamatkan harga dirinya ketika ia memimpin dengan cepat 7-1 di awal permainan dan menahan tiga match point pada pertandingan pembuka, tetapi ia gagal memanfaatkan keunggulannya. Momota memastikan kemenangan pertandingan game pertama dan mengubah pertandingan game kedua menjadi pertarungan yang sangat mudah.

Momota benar-benar senang menebus kegagalan babak pertama tahun lalu ketika unggulan teratas itu kalah oleh rekan senegaranya, Kenta Nishimoto.

“Saya ingin menang setelah apa yang terjadi tahun lalu, saya senang saya menang kali ini,” kata Momota.

Momota telah menyatakan sebelum turnamen bahwa dia tidak dalam kondisi terbaiknya setelah jadwal sibuk tahun 2019, yang terakhir setelah kemenangan di BWF World Tour Finals dan Kejuaraan Nasional Jepang.

Bahkan, dia juga sudah mengundurkan diri dari Indonesia Masters 2020 World Tour Super 500 yang akan dimulai pada Selasa (14/1).

Ditanya bagaimana dia masih bisa berdiri tegak di atas para pesaingnya, Momota berkata bahwa Ia membawa kepercayaan diri untuk mengalahkan kondisi fisiknya yang menutun.

 “Saya mungkin tidak dalam kondisi sempurna, tetapi saya masih tajam dan membawa kepercayaan diri dari kemenangan World Tour Finals,” katanya.

“Yang saya fokuskan hanyalah pada serangan dan pertahanan saya. Saya tidak memikirkan poin saya kalah dari lawan saya. Itu yang saya lakukan,” Momota menambahkan.

Sementara itu, Axelsen kehilangan kata-kata tentang kekalahan terakhirnya dari Momota.

“Ini cukup membuat frustrasi,” kata Axelsen.

“Dia bermain sangat bagus. Saya mencoba yang terbaik tetapi itu masih belum cukup..Kamu harus stabil semua, jika tidak akan sulit untuk mengalahkannya,” jelas Axelsen.

Dengan hasil ini, Momota mengantongi uang sebesar US $ 30.000 (RM122.000) atau berkisar 435 juta rupiah, sementara Axelsen membawa pulang hadiah sebesar US $ 15.200 (RM62.000) atau berkisar 220 juta rupiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *