Mantan Pebalap Yamaha Itu Mengaku Belum Nyaman dengan Tunggangan Barunya

Mantan Pebalap Yamaha

Memasuki musim baru, Jorge Lorenzo masih merasa belum nyaman dengan tunggangan barunya. Mantan pebalap Yamaha dan Ducati itu, mengakui jika dirinya masih sangat jauh dari merasa nyaman dengan motor Honda. Kesimpulan ini ia dapatkan setelah melihat hasil hari pertama tes pra-musim di Qatar, dimana ia hanya berhasil finish di posisi ke-21.

Jauh sebelum tes di Qatar, Lorenzo sebenarnya telah mencoba menaiki motor Honda yakni pada tes pasca musim pada akhir Novembe 2018 di Losail. Setelah melewatkan tes pramusim pertama di Sepang karena mengalami patah pergelangan tangan saat latihan, Lorenzo kembali ke trek untuk ikut serta pada tes pra-musim kedua di Qatar.

Meskipun semua pebalap Honda berjuang untuk membuat dampak pada leaderboard, pebalap Spanyol itu menemukan dirinya hanya mampu finish dua tempat dari bagian bawah timesheet dengan 2,039 detik lebih lambat dari pemuncak timesheet, Maverick Vinales.

Mencoba menjelaskan mengapa kecepatannya begitu buruk, Lorenzo mengatakan bahwa kombinasi antara lama tak menaiki motor disertai dengan cedera pergelangan tangannya dan masalah ergonomis, menahannya untuk melaju dengan cepat.

“Jelas saat pengereman saya banyak berjuang, tetapi setidaknya saya bisa berlatih sebanyak dua atau tiga putaran untuk memahami motor dan memahami segalanya,” kata Lorenzo, yang mengelola total 38 putaran pada hari Sabtu.

“Masalahnya adalah kita tidak punya banyak waktu, mungkin tiga jam sehari [kondisi optimal]. Setelah jam 9 malam suhu mulai turun, sulit untuk mengambil untung, di jalur lain yang Anda miliki sepanjang hari untuk menguji banyak hal.

“Saya tidak melakukan begitu banyak lap. Kami tidak bisa mencoba banyak hal, kami tidak mencoba pengaturan apa pun, apa pun untuk memperbaiki motor,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *