Manahati Lestusen dan Tekadnya untuk Bertransformasi di Liga 1 2019

Dikenal sebagai pemain berkarakter keras yang membuatnya seringkali harus menerima ganjaran kartu kuning ataupun merah, kapten Tira Persikabo Manahati Lestusen bertekad untuk menjadi pemain yang lebih tenang dan tidak mudah terpancing pada gelaran Liga 1 Indonesia 2019 ini.

Pemain yang bisa menempati posisi centre back ataupun gelandang itu tidak memungkiri kalau dirinya memiliki karakter keras dan lugas ketika berada di lapangan hijau. Statusnya sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) membuat karakter kerasnya makin nyata di lapangan.

“Mungkin karena saya TNI jadi saya bermain seperti itu, lugas dan keras. Tapi meskipun begitu saya hanya ingin bermain yang bagus untuk bisa membawa tim meraih kemenangan,” jelas Manahati Lestusen seperti dilansir laman resmi Liga Indonesia.

Kartu merah ataupun kartu kuning yang kerap ia terima pada musim-musim sebelumnya disebut Manahati Lestusen membuatnya makin dewasa dalam bermain. Karena itu, ia bertekad untuk mengurangi koleksi kartunya untuk Liga 1 2019 ini.

“Yang pasti musim ini harus lebih sabar lagi dan tahan emosi pada Liga 1 ini. Walaupun beberapa tahun belakangan dapat kartu kuning atau pun merah (harus berubah),” jelasnya.

Mantan penggawa timnas Indonesia U-23 juga membantah anggapan bahwa dirinya sering kesulitan dalam mengontrol emosi dan sering lepas kendali ketika di lapangan hijau.

“Saya pikir itu (bermain keras) wajar namanya sepak bola. Orang bilang saya tak bisa kontrol emosi, tapi bagi saya, saya bisa dan saya yakin dalam waktu ke depan saya bisa melakukan hal tersebut,” jelas Manahati.

Pemain dengan nomor punggung 13 itu ingin menjadikan kompetisi Liga 1 2019 untuk tampil lebih baik lagi dan bisa makin dewasa sebagai pemain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *