Kurang Konsisten, Lee Zii Jia Khawatir Dengan Permainannya

Berita Badminton : Pebulutangkis tunggal putra tim nasional Malaysia, Lee Zii Jia mulai berpikir mungkin terlambat berkembang. Meskipun tidak menggunakannya sebagai alasan, namun pemain berusia 21 tahun itu mulai mempertanyakan ketidakkonsistenannya.

Pada awal musim, Zii Jia yang kini berada di peringkat 13 dunia, mencapai empat perempat final (Thailand Masters, Malaysia Masters, Indonesia Masters, dan German Open) namun setelah itu Ia kemudian mengalami tiga kekalahan awal (Swiss Open, Malaysia Open dan Singapore Open).

Zii Jia telah menorehkan kemenangan atas para pemain besar seperti juara Olimpiade asal China, Chen Long, pemain peringkat 2 dunia asal Taiwan, Chou Tien Chen dan Kenta Nishimoto asal Jepang, namun justu kalah dari pemain berperingkat lebih rendah seperti Lee Cheuk Yiu asal Hong Kong dan Shesar Hiren Rhustavito asal Indonesia.

“Saya memikirkan hal ini setiap saat, bahkan sebelum saya tidur setiap hari. Apa yang salah, mengapa saya tidak konsisten,” tanya Zii Jia.

“Secara fisik, saya merasa baik-baik saja. Saya juga telah berlatih sangat keras tetapi tidak dengan senang hati. Kadang-kadang saya merasa tidak ingin terlalu memikirkannya tapi itu tidak mudah. Itu selalu menjadi sesuatu yang Anda pikirkan,” ungkapnya.

“Setelah mengatakan itu, saya tidak ingin memaksakan diriku terlalu banyak. Mungkin itu hanya langkahku … mungkin saya orang yang terlambat berkembang,” Zii Jia menambahkan.

Meskipun tingkat keberhasilannya tidak teratur, Zii Jia masih bisa melakukannya dengan baik untuk naik peringkat dunia. Zii Jia sekarang mulai percaya bahwa dia memiliki apa yang diperlukan untuk menjadi pemain peringkat 10 besar.

“Awalnya, saya tidak pernah memikirkannya, namun sekarang saya hanya terpaut jarak tiga tingkat.”

“Setelah mengalahkan beberapa pemain top tahun ini, saya yakin saya tidak jauh. Target utama saya adalah lolos ke Olimpiade tahun depan, tetapi saya juga ingin melihat apakah saya bisa menjadi pemain top-10 dunia pada akhir tahun ini,” tegas juara Taiwan Open 2018 itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *