Cristiano Biraghi Sulut Kontroversi Karena Gunakan Simbol Gerakan Fasis

Berita Liga Italia: Bek Inter Milan, Cristiano Biraghi, memancing kontroversi. Bukan karena permainannya, melainkan karena pelindung kaki yang digunakannya mengandung simbol fasis.

Dibalik laga Inter Milan vs Barcelona, terselip kabar kontroversi yang dibawa bek Inter Milan, Cristiano Biraghi. Pemain 27 tahun tersebut ketahuan menggunakan pelindung tulang kering bergambarkan simbol-simbol Fasis, sebuah gerakan yang sangat dimusuhi Eropa.

Hal tersebut terlihat saat sang pemain mendapatkan perawatan usai benturan dengan salah seorang pemain Barcelona. Kondisi tersebut membuat dia harus menurunkan kaos kaki. Saat itulah simbol-simbol fasis terlihat jelas di gambar pelindung kaki yang digunakan.

Simbol tersebut diduga merupakan ikon dari MSI (Movimento Sociale Italiano), yang merupakan gerakan baru politik fasis yang belakangan ini sedang berkembang di Italia, terutama di kalangan kaum muda yang kritis dan tidak puas dengan kinerja pemerintahan sekarang.

Dugaan Biraghi mengenakan pelindung kaki berlogo gerakan fasis, dapat diidentifikasi lewat logo nyala api dengan warna hijau, putih dan merah, yang merupakan warna dari bendera Italia.

Tidak hanya itu, di pelindung tersebut pun terlihat tulisan ‘Vae Victis’, yang berarti mereka yang dikalahkan dalam pertempuran, mau tidak mau akan berada di bawah kekuasaan sang penakluk. Mereka tidak punya hak untuk mendapat keringanan hukuman.

Mantan pemain Fiorentina ini pun diketahui punya tato di dadanya yang menggambarkan ‘Vae Victis’, tentara Romawi dan beberapa gambar arsitektur Romawi Kuno. Apakah ini tanda Biraghi berhaluan kiri? Sepertinya belum tentu, tapi kalau posisi bek kiri sih iya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *